Apa perbedaan antara iblis dan Iblis?


Jawaban 1:

Iblis adalah (atau dulu) seorang Jin (Genie). Di antara tiga ciptaan (dari banyak) Sang Pencipta, yaitu Malaikat, Jin dan Manusia. Iblis termasuk dalam kategori Jin. Iblis termasuk dalam kategori Jin yang buruk. Tidak ada Malaikat jahat. Jin diciptakan jauh sebelum manusia. Seperti halnya manusia, jin memiliki jantan dan betina. Sebelum manusia, jin memerintah di bumi ini memiliki kapasitas untuk melakukan perjalanan ke atas hingga ketinggian tertentu. Suatu ketika Iblis adalah seorang jin yang sangat saleh dan berubah menjadi setan. Iblis juga dikenal sebagai Setan juga dalam tulisan suci agama.


Jawaban 2:

Iblis pada dasarnya terkait dengan kepercayaan Kristen, di mana iblis adalah malaikat yang jatuh yang dipermalukan. Dan hanya di sini untuk menyebabkan kekacauan dan membalas dendam dari umat manusia.

Iblis pada intinya adalah kepercayaan Muslim, Iblis adalah jin atau jin atau jin yang diminta untuk tunduk pada Adam. Iblis menolak untuk melakukannya dan diasingkan. Dan karena kejatuhannya, Iblis menyalahkan Adam dan membalas dendam pada Adam dan anak-anaknya dengan menyimpang mereka dari jalan yang benar.


Jawaban 3:

Iblis pada dasarnya terkait dengan kepercayaan Kristen, di mana iblis adalah malaikat yang jatuh yang dipermalukan. Dan hanya di sini untuk menyebabkan kekacauan dan membalas dendam dari umat manusia.

Iblis pada intinya adalah kepercayaan Muslim, Iblis adalah jin atau jin atau jin yang diminta untuk tunduk pada Adam. Iblis menolak untuk melakukannya dan diasingkan. Dan karena kejatuhannya, Iblis menyalahkan Adam dan membalas dendam pada Adam dan anak-anaknya dengan menyimpang mereka dari jalan yang benar.


Jawaban 4:

Iblis pada dasarnya terkait dengan kepercayaan Kristen, di mana iblis adalah malaikat yang jatuh yang dipermalukan. Dan hanya di sini untuk menyebabkan kekacauan dan membalas dendam dari umat manusia.

Iblis pada intinya adalah kepercayaan Muslim, Iblis adalah jin atau jin atau jin yang diminta untuk tunduk pada Adam. Iblis menolak untuk melakukannya dan diasingkan. Dan karena kejatuhannya, Iblis menyalahkan Adam dan membalas dendam pada Adam dan anak-anaknya dengan menyimpang mereka dari jalan yang benar.